MahasiswaPrestasi

Mahasiswa Pendidikan Sejarah Stkip Pgri Bandar Lampung Berpartisipasi Aktif Dalam Seminar Kajian Koleksi Museum Ketransmigrasian Selama Tiga Hari Berturut-Turut

Dalam upaya memperdalam pemahaman terhadap sejarah transmigrasi di Indonesia, UPTD Museum Ketransmigrasian menyelenggarakan Seminar Kajian Koleksi yang dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut, mulai tanggal 2 hingga 4 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi ruang akademik yang mempertemukan mahasiswa, dosen, serta para peneliti dari berbagai perguruan tinggi di Lampung untuk mengkaji dinamika kehidupan masyarakat transmigrasi dari berbagai perspektif.

Mahasiswa dari berbagai kampus, termasuk STKIP PGRI Bandar Lampung, turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini sebagai bentuk penguatan wawasan historis dan sosial budaya. Seminar ini tidak hanya membahas koleksi museum, tetapi juga mengaitkannya dengan realitas sosial masyarakat transmigrasi dari masa ke masa.

Kegiatan seminar dilaksanakan di Auditorium UPTD Museum Ketransmigrasian dan menghadirkan tema yang berbeda setiap harinya, yaitu:

Hari Pertama (Selasa, 2 Desember 2025)

Mengangkat tema “Perubahan Sosial pada Masyarakat Transmigrasi”, seminar ini membahas dinamika perubahan sosial yang terjadi dalam kehidupan masyarakat transmigrasi, mulai dari aspek ekonomi, pendidikan, hingga struktur sosial.
Narasumber:

  • Ir. Anshori Djausal, M.T
  • I Made Giri Gunadi, S.Si., M.Si

Hari Kedua (Rabu, 3 Desember 2025)

Dengan tema “Adaptasi, Akulturasi Religi & Budaya Masyarakat Transmigrasi”, pembahasan difokuskan pada proses penyesuaian serta percampuran budaya dan nilai-nilai keagamaan dalam masyarakat transmigran.
Narasumber:

  • Dr. Purwanto Putra, S.Hum
  • Dra. Eko Wahyuningsih

Hari Ketiga (Kamis, 4 Desember 2025)

Mengusung tema “Mata Pencaharian Masyarakat Kolonisasi Transmigrasi”, seminar ini mengkaji bagaimana pola ekonomi dan mata pencaharian masyarakat berkembang sejak masa kolonisasi hingga saat ini.
Narasumber:

  • dr. Abd Rahman Hamid
  • Kian Amboro, S.Pd., M.Pd.

Seminar ini diikuti oleh akademisi dari berbagai institusi, di antaranya:

  • Pascasarjana Universitas Lampung (UNILA)
  • Universitas Muhammadiyah Metro
  • Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
  • Universitas Muhammadiyah Pringsewu
  • STKIP PGRI Bandar Lampung

Diskusi yang berlangsung selama tiga hari tersebut berjalan secara interaktif, kritis, dan penuh antusiasme. Para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mampu mengaitkan koleksi museum dengan kajian ilmiah yang lebih luas.

Adapun manfaat yang diperoleh dari kegiatan ini antara lain:

  1. Memperluas wawasan sejarah transmigrasi melalui kajian koleksi museum.
  2. Memahami dinamika sosial dan budaya masyarakat transmigrasi dari berbagai sudut pandang.
  3. Meningkatkan kemampuan analisis ilmiah mahasiswa dalam mengkaji fenomena sosial-historis.
  4. Memperkuat sinergi antar perguruan tinggi dan lembaga kebudayaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa semakin peka terhadap nilai-nilai sejarah dan mampu berkontribusi dalam pelestarian serta pengembangan kajian transmigrasi di Indonesia.